Penalti 10 Grid untuk Leclerc di F1 GP Arab Saudi 2023

Penalti 10 Grid untuk Leclerc di F1 GP Arab Saudi 2023

Charles Leclerc mendapat penalti 10 grid jelang balapan Formula 1 GP Arab Saudi 2023 akhir pekan ini. Sanksi berikut menambah berat upaya pebalap Ferrari itu untuk mencapai kemenangan perdana musim ini.

Leclerc gagal finis dalam balapan pertama yang berjalan di Bahrain dua pekan lalu gara-gara berjalan kasus pada set kontrol elektronik di power unit mobilnya. Padahal kala itu ia tengah berada di rangkaian ketiga FP1 F1 GP Arab Saudi: Red Bull Dominan, Aston Martin Kian Kompetitif .

Setelah mencari mengerti akar penyebabnya, Ferrari memutuskan untuk mengganti set kontrol elektronik di mesin mobil Leclerc dengan yang baru. Apesnya, pebalap Monako itu telah menghabiskan proporsi pemanfaatan dua set kontrol elektronik di mobilnya.

Saat Minggu pagi jelang balapan GP Bahrain, Ferrari mendeteksi ada yang aneh dengan set kontrol elektronik mobilnya, agar diganti dengan yang baru. Saat balapan, ternyata set kontrol elektronik mobil Leclerc ulang bermasalah agar ia DNF Duet Aston Martin Tempel Ketat Red Bull di GP Formula 1 Arab Saudi .

Dengan pergantian ini, Leclerc telah memakai set ketiga, yang berarti ia wajib meniti hukuman turun 10 grid. Artinya, kecuali ia mencapai pole position kala kualifikasi, ia akan memulai balapan dari posisi 10.

Turun posisi start tentu jadi satu kerugian bagi Leclerc, khususnya kecuali mengingat betapa cepatnya dua mobil Red Bull Racing kala di Bahrain. Akan jadi sebuah tantangan sendiri untuk mengejar Max Verstappen dan Sergio Perez.

Saat Minggu pagi jelang balapan GP Bahrain, Ferrari mendeteksi ada yang aneh dengan set kontrol elektronik mobilnya, agar diganti dengan yang baru. Saat balapan, ternyata set kontrol elektronik mobil Leclerc ulang bermasalah agar ia DNF FORMULA 1 .

Dengan pergantian ini, Leclerc telah memakai set ketiga, yang berarti ia wajib meniti hukuman turun 10 grid. Artinya, kecuali ia mencapai pole position kala kualifikasi, ia akan memulai balapan dari posisi 10.

Turun posisi start tentu jadi satu kerugian bagi Leclerc, khususnya kecuali mengingat betapa cepatnya dua mobil Red Bull Racing kala di Bahrain. Akan jadi sebuah tantangan sendiri untuk mengejar Max Verstappen dan Sergio Perez Babatpost.com .

Meski begitu, situasi ini wajib dilewati oleh Leclerc dan Ferrari. Kini tinggal meminta situasi semacam ini tak ulang berjalan di sisa musim 2023 yang baru dimulai.

"Ad dua masalah, satu di Minggu pagi dan satu disaat balapan. Sayangnya, dua kasus itu tentang kontrol elektronik dan itu tak pernah kami alami di era lalu," ujar Vasseur, dikutip web site resmi F1.

"Saya ingin sekarang situasinya telah terkontrol. Kami telah menganalisis kasus ini secara mendalam. Tapi sayangnya kami wajib mendapat penalti di Jeddah gara-gara kami cuma punya dua set kontrol elektronik musim ini," jelasnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kian Trans: Solusi Sewa Mobil Tangerang dengan Harga Murah Terjangkau

Jasa Anti Rayap Jakarta Terbaik: Solusi Basmi Rayap Efektif

Optimalkan Bisnis Anda dengan Aplikasi ERP Terbaik dari AppNow